KESENIAN TAYUB KABUPATEN NGANJUK

Kabupaten Nganjuk merupakan kabupaten kecil yang berada di Propinsi Jawa Timur. Kabupaten ini berbatasan dengan kabupaten Bojonegoro disebelah utara Madiun disebelah barat, dengan kabupaten Jombang disebelah timur dan kabupaten Kediri disebelah selatan.
Nganjuk dahulunya dikenal dengan nama Anjuk Ladang yang dalam bahasa berarti kemenangan. Nganjuk berada dilintasi jalur utama Surabaya-Yogyakarta, serta menjadi persimpangan dengan jalur menuju Kediri.
Nganjuk terletak di dataran rendah lereng gunung wilis yang mengakibatkan kabupaten Nganjuk dikenal sangat berangin dan sering disebut dengan julukan kota angin. Dan di kabupaten inilah terletak sebuah padepokan kesenian tradisional yaitu padepokan kesenian tayub, yang lebih jelasnya berada di desa Ngrajek kecamatan Tanjunganom kabupaten Nganjuk.


Ungu – Tercipta Untukku

menatap indahnya senyuman diwajahmu

membuat ku terdiam dan terpaku

mengerti akan hadirnya cinta terindah

saat kau peluk mesra tubuhku

banyak kata

yang tak mampu kuungkapkan

kepada dirimu

“ILMU TUK DI AMALKAN”

Berfikir adalah suatu kegiatan yag sebaiknya terus dilatih agar otak selalu dapat berfikir cerdas. Dalam masalah ini bagaimana kita meman fatkan kecedasan berfikir kita agar maslahat bagi umat manusia. Tak bisa dipungkiri bahwa banyak orang memanfaatkan kecerdasannya untuk mendulang kebahagiaannya bagi dirinya sendiri dan tidak menghiraukan kesusahan orang lain disekitarnya. Janganlah merasa bangga dengan kebahagiaanmu jika orang-orang disekitarmu belum pernah merasakan kebahagiaan.
Kita seharusnya dapat memanfaatkan kecerdasan kita untuk membahagiakan orang lain. Bagikan ilmu yang kita miliki walaupun sekecil apapun itu. Karena suatu saat nanti ilmu yang kau berikan akan berrmanfaat bagi yang memiliki. Apakah guna semua ilmu yang kita miliki jika hayat sudah tidak dikandung badan? Semua itu tak ada gunanya, kecuali kita wariskan kepada para penerus bangsa.

“Ilmu tanpa amalan bagaikan pohon tak berbuah”

Inilah sebuah kata mutiara yang begitu bermakna. Bahwasanya manusia yang memiliki banyak ilmu akan tetapi tidak dia ajarkan kepada orang lain. Semua ilmu yang telah dia pelajari terasa sia-sia tanpa guna. Betapa meruginya orang-orang yang berilmu akan tetapi tidak mengajarkannya. Padahal Ilmu yang bermanfaat merupakan salah satu amal yang tak akan pernah terputus walaupun orang yang mengamalkan ilmu tersebut telah tiada. Begitulah Rasulullah SAW menjelaskan dalam haditsnya.

Bersyukur dan Bersemangat

Lelah bukanlah alasan yang tepat untuk menghentikan pekerjaan. Selalu perbaharui niat dalam setiap langkah, niscaya akan hilanglah lelah. “Innamal a'malu bin niyat”, segala sesuatu teragantung dari niatnya, Janganlah mau terkalahkan dengan apa itu lelah, bayangkan hal yang baik yang akan kita rasakan setelah menyelesaikan pekerjaan kita. Maka kita akan selalu bersemangat untuk melanjutkan pekerjaan kita dengan kebesaran hati.
Memanglah lelah harus diistirahatkan. Akan tetapi jagalah diri agar tidak keenakan waktu beristirahat, agar pekerjaan kita tidak terlupakan. Selalulah bersemangat dalam mencapai sesuatu. Dan ingatlah sesuatu itu karena Allah. Jika bukan karena Allah, semua tidak akan mungkin berjalan dengan lancar. Apabila kamu semua telah mendapatkan nikmat sekecil apapun dari Allah maka bersyukurlah...! ucapkan Alhamdulillah. Karena sesungguhnya Allah sangat menyukai orang-orang yang bersyukur. Allah pun akan menambahkan nikmat kita jika kita selalu bersyukur. Jangan sekali-kali mengeluh terhadap pemberian Allah, apalagi merasa kurang terima dan selalu merasa kurang. Sesungguhnya hal itu tidak baik untuk diri kita sendiri. Jika kita selalu mengeluh dan mengeluh maka sulitlah bagi kita untuk mendapatkan nikmat dari Allah.
Rasa syukur merupakan kunci dari nikmat Allah. Dengan beribadah kepada-Nya kita dapat mencurahkan segala rasa syukur atas segala nikmat yang telah Allah limpahkan kepada kita. Bersemangat dan tak pernah lelah untuk melakukan kebaikan karena Allah, merupakan hal yang terpenting untuk menggapai ridha-Nya dan mengharap segala nikmat-Nya. Maka bersemangatlah dan bersyukurlah.