Menentukan Arah Kiblat Shalat

Waktu googling saya menemukan artikel ini. Dan saya pikir artikel tentang penentuan kiblat ini akan bermanfaat bagi sobat  muslim semua. Kita mengetahui bahwa MUI atau Majlis Ulama’ Indonesia berencana untuk menyempurnakan fatwa tentang arah kiblat shalat beberapa waktu yang lalu mengundang perbaincangan hangat dalam masyarakat. Hal ini bisa dimaklumi karena arah kiblat menjadi prasyarat dalam meanjalankan ibadah shalat. Dimanapun umat Islam berada shalat harus berkiblat ke ka'bah di Mekkah. Bagi umat yang tinggal dekat ka'bah tidak ada masalah arah, bagi yang tinggal jauh dari ka'bah tentu harus mencari tau bagaimana cara menentukan arah kiblat yang benar dan mudah.
Ada beberapa cara untuk menemukan arah kiblat shalat: pertama menggunakan panduan matahari, cara ini sering digunakan oleh sebagian masyarakat, karena hanya berdasarkan perkiraan tingkat keakuratannya diragukan. Menurut Thomas, pakar Astronomi dan Astrofisika, penetuan arah kiblat dengan menggunakan bayangan matahari dapat mendekati akurasi jika dilakukan dengan cermat dan tepat waktu. Sekitar tanggal 26-30 Mei pukul 16.18 WIB dan tanggal 13-17 Juli pukul 16.27 WIB Matahari tepat di atas kota Mekkah. Pada saat itu Matahari yang tampak dari semua penjuru Bumi dapat dijadikan penunjuk lokasi Ka'bah. Begitu pula bayangan benda tegak pada waktu itu juga dapat menjadi penentu arah ke kiblat.
Cara kedua menggunakan kompas. Cara ini pun tingkat akurasinya masih dipertanyakan. Pada tahun 2006, peneliti dari Universitas Waterloo di Ontario, Kanada, Hammed Zarrabi Zadeh bersama Ibn Mas'ud menemukan alternatif cara menentukan arah kiblat shalat. Cara ini berbasis teknologi aplikasi komputer. Aplikasi ini kemudian diberi nama Qibla Locator. Qibla Locator memanfaatkan piranti peta digital milik Google. Dengan Qibla Locator dapat diketahui arah kiblat dari mana pun umat berada. Untuk mengetahui arah kiblat di daerah kita, caranya mudah. Masuk dulu ke situs www.qiblalocator.com, di bagian atas masukkan lokasi dimana kita tinggal, nama kabupaten, provinsi dan negara atau nama jalan, kode pos dan negara. Maka dibagian bawah peta akan muncul besaran arah kiblat, jarak ke ka'bah dan posisi lokasi yang kita masukkan. Cara ini lebih akurat dan mudah dibanding cara-cara sebelumnya. Kita pun bisa koreksi apakah kiblat masjid di daerah kita tepat atau tidak dengan cara ini.
Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua sebagai umat muslim, serta menambah kekhusyu’an kita dalam beribadah kepada Allah SWT.

0 comments:

Poskan Komentar